{"id":4663,"date":"2026-09-14T15:28:34","date_gmt":"2026-09-14T08:28:34","guid":{"rendered":"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/?p=4663"},"modified":"2026-09-14T15:29:17","modified_gmt":"2026-09-14T08:29:17","slug":"wujudkan-desa-mandiri-pangan-dan-gizi-tim-dospulkam-ipb-university-dampingi-warga-buniwah-tegal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/index.php\/2026\/09\/14\/wujudkan-desa-mandiri-pangan-dan-gizi-tim-dospulkam-ipb-university-dampingi-warga-buniwah-tegal\/","title":{"rendered":"Wujudkan Desa Mandiri Pangan dan Gizi, Tim Dospulkam IPB University Dampingi Warga Buniwah Tegal"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>TEGAL<\/strong> \u2014 Upaya mewujudkan ketahanan pangan keluarga tidak selalu membutuhkan lahan berhektar-hektar. Berbekal pemanfaatan lahan sempit dan semangat gotong royong, tim akademisi IPB University hadir mendampingi masyarakat Desa Buniwah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Dosen Pulang Kampung (DOSPULKAM) ini mengusung tema \u201cPendampingan Desa Buniwah Menuju Desa Mandiri Pangan dan Gizi\u201d yang diselenggarakan pada Selasa hingga Rabu, 8\u20139 September 2026.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 30 peserta\u2014terdiri dari ibu-ibu kader posyandu serta para ketua RW di Desa Buniwah\u2014diawali dengan sambutan dari Carik Desa Buniwah, Syamsul Ma\u2019arif. Dalam sambutannya, Syamsul mengatakan, <em>\u201cKegiatan Dospulkam yang diselenggarakan oleh tim dosen IPB University di Desa Buniwah ini merupakan langkah sinergis dengan program inovasi desa yang sedang berjalan, yaitu Pojok Hijau. Program ini kami gagas untuk memanfaatkan lahan-lahan kosong secara optimal melalui pengolahan berbasis komunitas di setiap RW.\u201d&nbsp; <\/em>Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan yang berlangsung dengan semangat kebersamaan dan partisipasi aktif.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Tim Dospulkam IPB University di Desa Buniwah, Dr. Sugeng Santoso (Dosen FAPERTA), menyampaikan bahwa pendampingan oleh tim dosen bertujuan memperkuat efektivitas program desa tersebut. \u201cKami hadir untuk menjadikan program Pojok Hijau Desa Buniwah sebagai modal utama masyarakat menuju desa yang mandiri secara pangan dan gizi,\u201d tegas Dr. Sugeng.<\/p>\n\n\n\n<p>Guna memberikan pendampingan secara komprehensif, program Dospulkam kali ini menerjunkan tim kolaborasi lintas disiplin dari empat fakultas IPB University, yaitu: Fakultas Pertanian (FAPERTA), Fakultas Kedokteran dan Gizi Masyarakat (FKGiz), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), dan Fakultas Peternakan (FAPET).<\/p>\n\n\n\n<p>Rangkaian kegiatan pada hari pertama, Selasa (8\/9\/2026), dibuka dengan pemaparan materi mengenai Makanan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) untuk konsumsi harian keluarga yang disampaikan oleh Dr. Yayuk Farida Baliwati (Dosen FKGiz). Pemahaman mengenai pemenuhan gizi seimbang harian berbasis bahan pangan lokal menjadi fondasi awal peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Materi kedua disampaikan oleh Dr. Yopi Novita (Dosen FPIK) mengenai pengenalan teknik budidaya perikanan di area dan kondisi air yang terbatas. Dalam pemaparannya, warga diperkenalkan pada beragam metode akuakultur skala rumah tangga seperti Budikdamber (budidaya ikan dalam ember), akuaponik, hingga sistem bioflok yang hemat tempat serta efisien.<\/p>\n\n\n\n<p>Sesi hari pertama ditutup oleh Dr. Asep Tata Permana (Dosen FAPET) yang membagikan panduan praktis teknik peternakan ayam petelur skala rumahan. Penggunaan desain kandang dua tingkat yang terintegrasi dinilai sangat efektif dan efisien untuk lahan terbatas, sekaligus mampu menyuplai kebutuhan protein hewani harian keluarga.<\/p>\n\n\n\n<p>Memasuki hari kedua, Rabu (9\/9\/2026), kegiatan berfokus pada pengelolaan pekarangan serta pemanfaatan limbah rumah tangga. Dr. Vera Dian Damayanti (Dosen FAPERTA) mengawali sesi dengan memaparkan strategi mengelola pekarangan kecil skala keluarga guna memenuhi kebutuhan sayuran harian. Penggunaan wadah daur ulang, rak vertikal (vertikultur), serta pemilihan tanaman dapur utama seperti cabai, kangkung, dan bayam menjadi solusi praktis bagi warga.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, Prof. Tri Asmira Damayanti (Dosen FAPERTA) memberikan materi terkait teknik berkebun sehat di rumah memanfaatkan bahan-bahan organik. Prof. Tri memperkenalkan pembuatan teh kompos (<em>compost tea<\/em>), yaitu pupuk cair organik kaya mikroba bermanfaat yang diolah dari sampah organik rumah tangga.<\/p>\n\n\n\n<p>Masih dalam rangkaian kegiatan Dospulkam, para peserta diajak melakukan pelatihan dan praktik langsung pembuatan teh kompos. Warga diajarkan proses fermentasi, penyaringan, hingga takaran aplikasi pupuk cair tersebut untuk tanaman di pekarangan rumah.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Menuju Buniwah Mandiri Pangan dan Gizi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pemerintah Desa Buniwah berharap pendampingan dari tim akademisi IPB University dapat mengoptimalkan program inovasi &#8220;Pojok Hijau&#8221; demi mewujudkan desa yang mandiri pangan dan gizi secara berkelanjutan. Sementara itu, masyarakat\u2014khususnya para kader posyandu dan ketua RW yang hadir\u2014berharap ilmu dan keterampilan praktis yang diperoleh, seperti pemanfaatan pekarangan sempit untuk tanaman sayur, budidaya perikanan dan peternakan rumahan, serta pembuatan pupuk organik, dapat diterapkan secara konsisten untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang keluarga secara mandiri dari pekarangan sendiri. Melalui pendampingan intensif dari para akademisi IPB University, keberadaan program Pojok Hijau di Desa Buniwah diharapkan makin terarah. Sinergi antara pemanfaatan lahan terbatas, budidaya perikanan dan peternakan rumahan, serta pengelolaan sampah organik mandiri diproyeksikan menjadi modal kuat bagi masyarakat Desa Buniwah untuk mewujudkan ketahanan pangan dan gizi secara mandiri dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.05-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4664\" srcset=\"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.05-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.05-300x169.jpeg 300w, https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.05-768x432.jpeg 768w, https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.05.jpeg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.27-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4665\" srcset=\"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.27-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.27-300x225.jpeg 300w, https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.27-768x576.jpeg 768w, https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.27.jpeg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"575\" src=\"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.28-1024x575.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4666\" srcset=\"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.28-1024x575.jpeg 1024w, https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.28-300x169.jpeg 300w, https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.28-768x431.jpeg 768w, https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.28.jpeg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.29-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4667\" srcset=\"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.29-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.29-300x225.jpeg 300w, https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.29-768x576.jpeg 768w, https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.29.jpeg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.30-768x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4668\" style=\"width:910px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.30-768x1024.jpeg 768w, https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.30-225x300.jpeg 225w, https:\/\/psp.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-14-at-14.43.30.jpeg 960w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TEGAL \u2014 Upaya mewujudkan ketahanan pangan keluarga tidak selalu membutuhkan lahan berhektar-hektar. Berbekal pemanfaatan lahan sempit dan semangat gotong royong, tim akademisi IPB University hadir mendampingi masyarakat Desa Buniwah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Dosen Pulang Kampung (DOSPULKAM) ini mengusung tema \u201cPendampingan Desa Buniwah Menuju Desa Mandiri Pangan dan Gizi\u201d yang diselenggarakan pada Selasa hingga<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36,1,89],"tags":[],"class_list":["post-4663","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-kampus","category-baru","category-dosen"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4663","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4663"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4663\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4670,"href":"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4663\/revisions\/4670"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4663"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4663"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/psp.ipb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4663"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}